DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Virus corona menekan permintaan di Cina, Minyak melemah


Monday, 3 February 2020 19:44 WIB

Minyak WTI


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_OilDrum.jpg

Harga minyak turun pada hari Senin ke level terendah dalam lebih dari setahun, terseret oleh kekhawatiran mengenai permintaan yang lebih rendah pada importir minyak mentah utama China setelah penyebaran wabah corona hingga ke sekitar 20 negara lain.

Minyak mentah Brent berada di $ 56,26 per barel pada 0926 GMT, turun 36 sen. Harga turun lebih dari $ 1 di awal sesi menjadi $ 55,42, terendah sejak Januari 2019.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 5 sen menjadi $ 51,51 per barel, setelah sebelumnya mencapai sesi rendah $ 50,42, terendah sejak Januari 2019.

Pada hari pertama perdagangan di China setelah liburan Tahun Baru, investor menghapus $ 393 miliar dari indeks saham patokan China pada hari Senin, menjual yuan dan mengacuhkan komoditas karena kekhawatiran mengenai virus mendominasi pasar.

Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan penyebaran virus korona telah menekan permintaan minyak dan menyerukan upaya untuk menstabilkan harga minyak.(yds)

Sumber: reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.