DJIA26014.00
LIVE279.03(1.08%)
NDX10405.67
LIVE126.42(1.23%)

Virus China mendorong kekhawatiran permintaan, Minyak turun dibawah $60


Monday, 27 January 2020 18:07 WIB

Minyak WTI


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_12Oiill150330b.png

Harga minyak mentah melanjutkan penurunannya pada Senin ini, yang turun di bawah $60 untuk pertama kalinya dalam hampir tiga bulan karena korban tewas akibat virus corona China meningkat dan lebih banyak bisnis terpaksa ditutup, sehingga memicu harapan perlambatan permintaan minyak.

Minyak mentah Brent turun $1,79 per barel, atau 2,95%, menjadi $58,90 pada 0903 GMT, yang terendah sejak akhir Oktober. Harga minyak terakhir turun di bawah $60 pada 1 November.

Minyak mentah AS turun sebesar $1,63, atau 3%, pada $52,55.

Bursa saham global juga jatuh karena investor semakin cemas mengenai krisis pelebaran. Permintaan melonjak untuk aset safe-haven, seperti yen Jepang dan Treasury note.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al-Saud mengatakan pada hari Senin bahwa OPEC dan produsen global sekutu yang dipimpin oleh Rusia dapat membantu menyeimbangkan pasar minyak dalam menanggapi setiap perubahan permintaan.(yds)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.