DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Minyak Turun ke Terendahnya 7-Minggu Terkait Masalah Virus di Asia


Thursday, 23 January 2020 18:28 WIB

Minyak WTIOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Crude-oil-777x437.jpg

Minyak turun lebih lanjut setelah mencapai level terendah tujuh minggu di tengah spekulasi bahwa wabah virus corona di China mungkin mengurangi permintaan, seperti halnya pasar yang sudah bersaing dengan pasokan yang berlimpah.

Minyak berjangka kehilangan 1,6% di New York untuk diperdagangkan di bawah $ 56 per barel karena importir minyak terbesar dunia secara efektif mengkarantina kota besar yang mengandung virus seperti SARS, dimana Goldman Sachs Group Inc. telah memperingatkan dapat memangkas permintaan global. Peringatan itu telah menutupi kekhawatiran tentang penangguhan ekspor dari Libya, di mana seorang pemimpin milisi telah memerintahkan untuk menutup pelabuhan.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun 92 sen menjadi $ 55,82 per barel di New York Mercantile Exchange pada 10:27 pagi waktu London, setelah turun sebanyak 2,1% sebelumnya. Kontrak kehilangan 2,8% pada hari Rabu. Brent futures turun 84 sen, atau 1,3%, menjadi $ 62,37.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.