DJIA28992.41
LIVE-224.83(-0.77%)
NDX9446.69
LIVE-181.14(-1.88%)

Minyak Melonjak Pasca Meningkatnya Ketegangan Yang Menekan Produsen Utama OPEC


Monday, 20 January 2020 08:13 WIB

Minyak WTIMinyak jenis Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_LYNXMPEB2M052_L.jpg

Minyak melonjak karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara yang menghentikan produksi dan ekspor dari produsen utama OPEC Irak dan Libya.

Minyak berjangka di New York dan London naik lebih dari 1,5%. Irak untuk sementara menghentikan produksi ladang minyaknya pada hari Minggu serta pasokan dari situs kedua berisiko karena meningkatnya kerusuhan pada produsen terbesar kedua OPEC itu. Di Libya, National Oil Corp menyatakan force majeure setelah Komandan Khalifa Haftar memblokir ekspor di pelabuhan-pelabuhan yang di bawah kendalinya.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik sebanyak $ 1,19, atau 2%, menjadi $ 59,73 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan pada $ 59,23 pada pukul 8:37 waktu Singapura. Kontrak turun 0,9% pekan lalu.

Jenis Brent untuk penyelesaian Maret menambahkan sebanyak $ 1,15, atau 1,8%, menjadi $ 66 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 6,29 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.