DJIA29398.08
LIVE0(0.00%)
NDX9623.58
LIVE0(0.00%)

Minyak jatuh seiring investor memikirkan kembali risiko gejolak Timur Tengah


Tuesday, 7 January 2020 18:42 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_12Opec4bhkacdf3efcbf1svv_620C350.jpg

Harga minyak pada Selasa menyerahkan beberapa keuntungan yang diperoleh selama dua hari sebelumnya karena investor mempertimbangkan kembali kemungkinan gangguan pasokan Timur Tengah setelah Amerika Serikat membunuh seorang jendral militer Iran.

Minyak mentah Brent turun sebanyak 1,5% menjadi $ 67,86 per barel dan berada di $ 68,39, turun 52 sen, pada 07:37 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 62,85, turun 42 sen, setelah sebelumnya turun 1,5% ke level terendah harian $ 62,30.

Harga melonjak selama dua sesi sebelumnya, dengan Brent mencapai level tertinggi sejak September sementara WTI naik ke level tertinggi sejak April. Keuntungan itu menyusul kekhawatiran meningkatnya konflik dan potensi gangguan pasokan Timur Tengah pasca serangan pesawat tak berawak 3 Januari di Baghdad yang menewaskan jendral Iran, Qasem Soleimani. Tetapi, beberapa analis telah menaruh harapan terhadap konflik yang meluas. (Tgh)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Harga minyak naik pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari seiring investor berspekulasi dampak ekonomi dari coronavirus akan segera mereda dan berhar...
  • Harga minyak naik pada hari Jumat dan bertahan di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari karena investor bertaruh dampak ekonomi dari coronavirus akan berumur pendek dan berha...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.