DJIA22649.74
LIVE1597.21(7.59%)
NDX8081.66
LIVE553.55(7.35%)

Minyak turun seiring prospek Perdagangan Mengimbangi Penurunan StokAS


Thursday, 21 November 2019 09:09 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00.jpg

Minyak melemah setelah kenaikan terbesar dalam lebih dari dua minggu seiring tanda-tanda tersendatnya pembicaraan perdagangan AS-China mengimbangi menyusutnya stok di pusat penyimpanan minyak mentah utama Amerika.

Minyak Berjangka Januari tergelincir 0,4% di New York setelah melonjak 3% pada hari Rabu, kenaikan terbesar sejak 1 November. Presiden Donald Trump diperkirakan akan menandatangani undang-undang  yang mendukung para pemrotes Hong Kong, berpotensi menyulitkan kesepakatan perdagangan yang lama ditunggu-tunggu dengan Beijing. Persediaan minyak mentah AS di Cushing, titik pengiriman untuk minyak West Texas Intermediate, turun 2,3 juta barel pekan lalu, terbesar sejak Agustus. Stok nasional diperluas kurang dari yang diharapkan.

Minyak WTI untuk pengiriman Januari kehilangan 21 sen menjadi $ 56,80 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:53 pagi waktu Singapura. Kontrak Desember, yang berakhir hari Rabu lalu, menambahkan $ 1,90 ditutup pada $ 57,11.

Minyak Brent untuk penyelesaian Januari turun 25 sen, atau 0,4%, menjadi $ 62,15 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak naik $ 1,49 menjadi $ 62,40 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,36 kepada WTI. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan m...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.