DJIA29398.08
LIVE0(0.00%)
NDX9623.58
LIVE0(0.00%)

Minyak Bertahan Dekat Tertinggi 8-Minggu pada Optimisme Perdagangan AS-China


Monday, 18 November 2019 09:46 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_brent-oil_2_.jpg

Minyak mempertahankan kenaikan di dekat penutupan tertinggi dalam 8-minggu ditengah tanda-tanda kemajuan dalam perang perdagangan AS-China yang berkepanjangan, sementara Arab Saudi menetapkan nilai untuk penawaran umum perdana Aramco.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 1,7% pada hari Jumat untuk ditutup pada level tertinggi sejak 23 September. Negosiator perdagangan mengadakan "diskusi konstruktif" dalam panggilan telepon pada hari Sabtu untuk mengatasi kekhawatiran utama masing-masing pihak seputar kesepakatan fase satu. Arab Saudi akan menjual hanya 1,5% saham Aramco dan menetapkan target senilai 1,6 triliun dolar AS menjadi 1,71 triliun dolar AS untuk IPO-nya.

Minyak WTI untuk pengiriman Desember naik 4 sen menjadi $ 57,76 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:49 waktu Singapura. Kontrak menambahkan 95 sen menjadi ditutup pada $ 57,72 pada hari Jumat, membatasi kenaikan mingguan kedua.

Minyak Brent untuk penyelesaian Januari naik 1 sen menjadi $ 63,31 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak naik $ 1,02 menjadi ditutup pada $ 63,30 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,48 premium untuk WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Harga minyak naik pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari seiring investor berspekulasi dampak ekonomi dari coronavirus akan segera mereda dan berhar...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.