DJIA29398.08
LIVE-25.23(-0.09%)
NDX9623.58
LIVE27.88(0.29%)

Minyak AS turun sesi ke-8 beruntun seiring kekhawatiran permintaan tumbuh


Friday, 4 October 2019 02:22 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0il-prices-dip.jpg

Minyak berjangka berakhir melemah pada hari Kamis, dengan acuan AS menderita penurunan harian kedelapan beruntun dan berakhir pada level terendah dalam dua bulan, seiring kekhawatiran atas permintaan global masih ada.

Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa perusahaan yang berorientasi layanan yang mempekerjakan sebagian besar orang Amerika catat pertumbuhan terlemah pada bulan September dalam tiga tahun. Institute for Supply Management mengatakan indeks non-manufaktur turun menjadi 52,6 bulan lalu dari 56,4 pada Agustus.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November di New York Mercantile Exchange turun $ 1,21, atau 2,3%, menjadi $ 51,43 per barel. Harga kehilangan 1,8% pada hari Rabu. Sementara itu, Minyak Desember Brent, acuan minyak mentah global, kehilangan $ 1,08, atau 1,9%, pada $ 56,61 per barel, di jalur penurunan harian kelima beruntun.

Kedua tolok ukur minyak mentah bersiap untuk membukukan penyelesaian kontrak bulan depan di level terendah dalam sekitar dua bulan.

Kerugian minyak mentah pada Rabu datang pasca Administrasi Informasi Energi melaporkan kenaikan tak terduga 3,1 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Harga minyak naik pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari seiring investor berspekulasi dampak ekonomi dari coronavirus akan segera mereda dan berhar...
  • Harga minyak naik pada hari Jumat dan bertahan di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari karena investor bertaruh dampak ekonomi dari coronavirus akan berumur pendek dan berha...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.