DJIA25409.36
LIVE-351.82(-1.37%)
NDX8461.83
LIVE25.16(0.30%)

Minyak naik seiring sinyal Arab Saudi terkait pemotongan OPEC


Monday, 9 September 2019 13:16 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_china-the-largest-importer-of-u-s-crude-oil.jpg

Minyak naik pada Senin di tengah ekspektasi bahwa Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia, akan terus mendukung pengurangan produksi oleh OPEC dan produsen lain untuk menopang harga di bawah Menteri Energi baru Pangeran Abdulaziz bin Salman.

Harga naik untuk hari keempat dan juga didukung oleh komentar dari menteri energi Uni Emirat Arab bahwa OPEC dan sekutunya berkomitmen untuk menyeimbangkan pasar minyak mentah.

Minyak mentah global Brent (LCOc1) naik 53 sen, atau 0,9%, pada $ 62,07 per barel pada 04:25 GMT, sedangkan Minyak West Texas Intermediate (CLc1) AS naik 57 sen, atau 1%, pada $ 57,09 per barel.

Salman, anggota lama delegasi Saudi untuk Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), ditunjuk untuk posisi itu pada hari Minggu, menggantikan Khalid al-Falih. Dia adalah putra Raja Saudi Salman dan ini adalah pertama kalinya portofolio energi diserahkan kepada anggota keluarga kerajaan.

Dia membantu menegosiasikan perjanjian saat ini antara OPEC dan negara-negara non-OPEC termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, untuk memotong pasokan minyak mentah global untuk mendukung harga dan menyeimbangkan pasar. (Tgh)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.