DJIA22977.18
LIVE323.32(1.43%)
NDX8138.39
LIVE89.08(1.11%)

Minyak Turun Seiring Pelemahan Ekonomi Menurunkan Prakiraan untuk Pertumbuhan Permintaan


Friday, 6 September 2019 18:39 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_sejarah-minyak-bumi-dan-senyawa-kimia-yang-terkandung-di-dalamnya.jpg

Minyak turun terkait ketegangan perdagangan antara AS dan China memperburuk prospek pertumbuhan permintaan global.

Minyak berjangka turun 2% di New York, menghapus semua kenaikan untuk minggu ini. Harga telah menyentuh tertingginya satu bulan pada hari Kamis setelah persediaan Amerika turun 4,77 juta barel, lebih dari dua kali lipat dari yang diperkirakan analis. Namun terlepas dari prospek meredanya ketegangan perdagangan disaat AS dan China merencanakan negosiasi tatap muka bulan depan, Commerzbank AG dan UBS Group AG mengatakan pada hari Jumat bahwa harapan mereka untuk harga telah melemah karena pelemahan ekonomi.

Minyak mentah mengalami pergerakan yang berombak dalam beberapa pekan terakhir karena perang tarif antara dua ekonomi utama dunia memburuk, memicu kekhawatiran permintaan minyak mungkin akan semakin parah. Commerzbank memangkas perkiraan minyak mentah Brent sebesar $ 5 per barel, memprediksi bahwa nilai rata-rata akan mencapai $ 60 hingga akhir tahun depan, sementara UBS mengatakan prospek "memburuk" akan menekan minyak acuan turun ke $ 55.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun $ 1,14 menjadi $ 55,16 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:17 pagi waktu setempat. Brent untuk November turun $ 1,30 menjadi $ 59,65 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 4,62 untuk WTI  bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Pasar minyak naik lebih tinggi pada hari Rabu menjelang pembaruan mingguan pada persediaan minyak AS, dengan investor merasa yakin bahwa produsen minyak utama dunia akan setuju untuk memangkas produks...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.