DJIA21413.44
LIVE469.93(2.24%)
NDX7635.66
LIVE149.37(2.00%)

Minyak Turun Tipis Pasca Penurunan dalam Persediaan AS


Thursday, 29 August 2019 10:48 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_minyak-mentah.jpg

Minyak mempertahankan kenaikan setelah penurunan persediaan AS meredakan kekhawatiran permintaan dan mengalihkan perhatian dari perang perdagangan yang semakin dalam.

Minyak berjangka di New York naik tipis setelah rally 4% selama dua sesi sebelumnya. Stok AS turun 10 juta barel pekan lalu ke level terendah sejak Oktober 2018, Administrasi Informasi Energi (EIA) melaporkan Rabu. Namun, peningkatan 1,6% dalam produksi Amerika ke rekor selama periode yang sama membuat optimisme harga naik.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober kehilangan 22 sen, atau 0,4%, menjadi $ 55,56 per barel di New York Mercantile Exchange pada 11:33 siang di Singapura setelah berayun antara keuntungan dan kerugian sebelumnya. Kontrak berakhir 1,6% lebih tinggi pada hari Rabu.

Brent untuk Oktober turun 37 sen, atau 0,6%, menjadi $ 60,12 per barel di ICE Futures Europe Exchange setelah ditutup 1,7% lebih tinggi pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 4,56 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Minyak mentah berjangka AS dibuka 5% lebih tinggi pada Kamis ini, membalikkan penurunan pada hari Rabu, meskipun meningkatnya kekhawatiran mengenai depresi ekonomi yang membayangi karena pandemi coron...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.