DJIA29398.08
LIVE0(0.00%)
NDX9623.58
LIVE0(0.00%)

Harga Minyak Tergelincir ditengah Kekhawatiran Permintaan


Wednesday, 7 August 2019 13:03 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_Crude-Oil-Slide-Webpp_w975_h650.jpg

Harga minyak melemah pada Rabu di Asia seiring perang dagang China-AS yang sedang berlangsung memicu kekhawatiran atas permintaan.

Minyak Mentah AS WTI Berjangka tergelincir 0,1% menjadi $ 53,59 pada pukul 1:16 pagi waktu timur AS (05:16 GMT). Minyak mentah International Brent juga melemah 0,1% menjadi $ 58,86.

AS memberi label China sebagai "manipulator mata uang" awal pekan ini. Sementara laporan menunjukkan bahwa pelabelan itu hanya simbolis, beberapa analis mengatakan langkah itu dapat mengarah pada peningkatan perang dagang dan dampak yang lebih keras pada pertumbuhan ekonomi global.

Sementara itu, laporan bahwa Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya melakukan tindakan terhadap Venezuela yang dikutip sebagai pendukung pasar minyak hari ini dan kerugian yang terbatas.

Dalam berita lain, data mingguan dari American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 3,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 2 Agustus menjadi 439,6 juta barel. (Tgh)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

  • Harga minyak naik pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari seiring investor berspekulasi dampak ekonomi dari coronavirus akan segera mereda dan berhar...
  • Harga minyak naik pada hari Jumat dan bertahan di jalur untuk kenaikan mingguan pertama mereka sejak awal Januari karena investor bertaruh dampak ekonomi dari coronavirus akan berumur pendek dan berha...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.