DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak menguat seiring penurunan persediaan minyak mentah mingguan AS hampir 13 juta barel


Thursday, 27 June 2019 02:50 WIB

MinyakWTIBrentOil,


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_OILDRUM.jpg

Harga minyak naik tajam pada hari Rabu, karena pemerintah AS melaporkan penurunan mingguan hampir 13 juta barel dalam stok minyak mentah domestik, dilaporkan yang terbesar sejak 2016.

Mengingat penarikan besar dalam bensin dan penurunan pasokan di pusat perdagangan minyak AS di Cushing, Okla., "Kami tidak akan terkejut melihat level $ 60 di WTI," katanya. "Namun, dengan pertemuan OPEC mendatang dan juga [KTT pemimpin Kelompok 20], kita akan melihat langkah arah berikutnya pada hasil dari dua acara ini."

Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus naik $ 1,83, atau 3,2%, menjadi $ 59,66 per barel di New York Mercantile Exchange setelah mencapai tertinggi di $ 59,93. Itu diperdagangkan pada $ 59,24 sebelum data pasokan dirilis. Kontrak mengakhiri perdagangan Senin di $ 57,90, kontrak akhir bulan tertinggi sejak 29 Mei, menurut Dow Jones Market Data.

Patokan internasional, minyak mentah Brent Agustus naik $ 1,63, atau 2,5%, menjadi $ 66,68 per barel di ICE Futures Europe. Brent naik 0,3% menjadi $ 65,05 pada hari Selasa. Jumat lalu, kontrak mengalami penutupan tertinggi di $ 65,20 sejak 30 Mei.

Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 12,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 21 Juni. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan rata-rata 2,8 juta barel dalam stok minyak mentah. American Petroleum Institute pada hari Selasa melaporkan penurunan 7,5 juta barel.(Arl)

Sumber : Marketwatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.