DJIA28135.38
LIVE3.33(0.01%)
NDX8487.71
LIVE20.81(0.25%)

Minyak Stabil di Tengah Komentar Trump Tentang Kesepakatan Perdagangan China, Iran


Monday, 27 May 2019 18:13 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_oil-555x416.jpg

Minyak AS mempertahankan kenaikan di atas $ 58 per barel setelah American explorers mengurangi aktivitas pengeboran ke level terendah dalam lebih dari satu tahun, bahkan ketika Presiden Donald Trump mengatakan Washington tidak siap untuk membuat kesepakatan perdagangan dengan China.

Minyak berjangka di New York naik tipis setelah ditutup 1,2% lebih tinggi pada hari Jumat, di tengah meningkatnya perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Trump mengatakan dia tidak mengejar perubahan rezim di Iran, terlepas dari sanksi AS terhadap ekspor minyak anggota OPEC. Rig AS yang bekerja turun ke level terendah sejak Maret 2018, menurut data Baker Hughes yang dirilis Jumat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun 32 sen, atau 0,6%, menjadi $ 58,31 per barel di New York Mercantile Exchange pada 1:49 siang di Dubai. Kontrak ditutup 72 sen lebih tinggi pada hari Jumat, memangkas kerugian untuk minggu ini menjadi 6,6%.

Brent untuk penyelesaian Juli hampir tidak berubah pada $ 68,72 per barel di London’s ICE Europe Futures setelah berakhir 1,4% lebih tinggi pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi $ 10,39 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.