DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Terjebak Antara Kemunduran Pembicaraan Perdagangan dan Risiko Pasokan Berlipat


Monday, 13 May 2019 13:56 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_1494046029904.jpg

Minyak terperangkap di antara momok permintaan perang perdagangan AS-China dan latar belakang pasokan yang matang dengan potensi risiko.

Minyak berjangka di New York naik lebih tinggi setelah berayun antara kerugian 0,7% dan 0,3%. Pejabat AS diharapkan untuk merilis rincian tarif tambahan sebesar 25% untuk semua impor Tiongkok yang tersisa hari Senin. Itu terjadi setelah Beijing berjanji melakukan pembalasan untuk Washington yang menaikkan pungutan atas barang-barang China senilai $ 200 miliar pada hari Jumat. Sebuah serangan terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi dalam perjalanan mereka ke AS menyoroti risiko meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu aliran minyak.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik 9 sen menjadi $ 61,75 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:37 di London setelah jatuh sebanyak 45 sen sebelumnya. Kontrak kehilangan 0,5 persen minggu lalu.

Brent untuk penyelesaian Juli bertambah 37 sen, atau 0,5 persen, menjadi $ 70,99 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange setelah turun sebanyak 31 sen sebelumnya. Harga minyak ini jatuh 0,3 persen minggu lalu. Kontrak minyak acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 9,10 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.