DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Pangkas Gain Mingguan ke-3 Terkait Kekhawatiran Ekonomi


Friday, 22 March 2019 18:29 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_sejarah-minyak-bumi-dan-senyawa-kimia-yang-terkandung-di-dalamnya.jpg

Minyak turun di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi, namun tetap di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga seiring OPEC yang terus menekan dengan pengurangan pasokan.

Minyak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York karena obligasi 10-tahun Jerman turun di bawah nol untuk pertama kalinya dalam dua tahun, menyoroti kekhawatiran perlambatan di kawasan itu, sementara dolar AS yang lebih kuat mengurangi daya tarik komoditas. Harga masih naik 1,6 persen minggu ini karena data pemerintah AS menunjukkan penarikan tak terduga sebesar 9,59 juta barel dalam persediaan nasional pekan lalu, sementara OPEC dan sekutunya menegaskan kembali rencana untuk membatasi pasokan.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei berada di $ 59,44 per barel, turun 51 sen, di New York Mercantile Exchange pukul 10:50 pagi di London. WTI naik di atas $ 60 per barel pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak November.

Brent untuk penyelesaian Mei turun 71 sen menjadi $ 67,15 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Ini kehilangan 0,9 persen pada hari Kamis, turun untuk pertama kalinya dalam empat hari. Harga sedikit berubah minggu ini. Minyak mentah acuan global berada pada premi sebesar $ 7,76 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.