DJIA21413.44
LIVE469.93(2.24%)
NDX7635.66
LIVE149.37(2.00%)

Minyak Naik Terhadap Harapan Kesepakatan Perdagangan; Cadangan Minyak Mentah Meningkat


Thursday, 21 February 2019 14:24 WIB

Minyak WTIMinyak WTI BerjangkaMinyak BrentStok Minyak AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Oilrise.jpg

Harga minyak naik pada hari Kamis waktu Asia di tengah beberapa berita positif tentang perdagangan yang memberi kesan AS dan China akan dapat mencapai kesepakatan pada batas waktu awal Maret.

Mengutip  dari sumber-sumber analis, Reuters melaporkan bahwa AS dan China telah mulai menguraikan kesepakatan untuk mengakhiri sengketa perdagangan mereka.

Minyak Mentah WTI berjangka naik 0,4% pada $ 57,39 pada pukul 01:28 pagi waktu timur AS (06:28 GMT). Minyak Brent berjangka juga naik 0,2% menjadi 67,19.

Harga minyak telah menerima beberapa dukungan dari pengurangan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

OPEC, bersamaan dengan Rusia, akhir tahun lalu sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bpd) untuk mencegah peningkatan pasokan yang besar.

Harga minyak diperdagangkan sedikit lebih rendah di awal perdagangan Asia pada hari Kamis setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan kenaikan mengejutkan dalam stok minyak mentah.

Stok minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir pada 15 Februari naik 1,3 juta barel, kata API. Analis sebelumnya memperkirakan stok minyak mentah AS meningkat 3,5 juta barel untuk periode yang sama.

Laporan API muncul setelah Administrasi Informasi Energi (EIA) pada Selasa lalu dalam laporan bulanannya mengatakan bahwa produksi minyak mentah AS, yang melonjak lebih dari 2 juta barel per hari di tahun 2018 ke rekor 11,9 juta barel per hari, akan terus naik berkat meningkatnya produksi minyak shale. (tgh)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

  • Minyak mentah berjangka AS dibuka 5% lebih tinggi pada Kamis ini, membalikkan penurunan pada hari Rabu, meskipun meningkatnya kekhawatiran mengenai depresi ekonomi yang membayangi karena pandemi coron...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.