DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Pangkas Gain Jelang Data Inventaris AS, Pembicaraan Saudi-Rusia


Wednesday, 28 November 2018 18:40 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00097f2a-800.jpg

Minyak memangkas keuntungan karena pedagang menunggu data mingguan inventaris AS dan tanda-tanda apakah Arab Saudi dan Rusia akan mengambil langkah untuk mencegah surplus global.

Minyak berjangka 0,2 persen lebih rendah di New York setelah naik sebanyak 1,9 persen. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman akan bertemu di KTT Kelompok 20 di Argentina dan mungkin membahas pasar minyak sebelum OPEC dan sekutunya meninjau keputusan produksi pekan depan di Wina. Data pemerintah AS mungkin akan menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah meningkat sebesar 1 juta barel minggu lalu, menurut survei Bloomberg, sementara laporan industri menunjukkan bahwa persediaan naik 3,45 juta.

West Texas Intermediate untuk Januari 9 sen lebih rendah pada $ 51,47 per barel di New York Mercantile Exchange pada 11:20 pagi di London. Kontrak turun 7 sen menjadi $ 51,56 pada hari Selasa. Indeks Kekuatan Relatif 14-hari AS tetap berada di wilayah oversold. Total volume yang diperdagangkan adalah 26 persen di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Januari turun 32 sen menjadi $ 59,89 per barel di London’s ICE Futures Europe exchange. Kontrak tersebut turun 27 sen menjadi $ 60,21 pada hari Selasa. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 8,43 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.