DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Turun Di Tengah Kekhawatiran Tarif Baru AS-China yang Dapat Menekan Permintaan


Tuesday, 30 October 2018 18:36 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0il_price_041214_2.jpg

Minyak melemah terkait kekhawatiran bahwa perselisihan perdagangan yang meningkat antara AS dan China akan mengurangi pertumbuhan global pada saat inventaris minyak mentah AS sedang tumbuh.

Minyak berjangka turun 0,5 persen diperdagangkan di bawah $ 67 per barel di New York, setelah penurunan 0,8 persen pada hari Senin. AS dikatakan menyiapkan putaran tarif lain untuk semua impor China yang tersisa jika pembicaraan antara presiden kedua negara gagal mengurangi permasalahan perdagangan. Sementara itu, stok minyak mentah Amerika diperkirakan akan naik untuk enam minggu berturut-turut.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 37 sen menjadi $ 66,67 di New York Mercantile Exchange pada 10:01 pagi di London. Kontrak turun 55 sen menjadi $ 67,04 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah 16 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Brent untuk penyelesaian Desember, yang berakhir Rabu, diperdagangkan pada $ 76,85 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange, turun 49 sen. Kontrak kehilangan 0,4 persen menjadi $ 77,34 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 10.21 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.