DJIA26147.80
LIVE261.79(1.01%)
NDX7724.31
LIVE120.20(1.58%)

Minyak Pertahankan Gain di Atas $ 71 Terkait Pedagang yang Mengkaji Konflik AS-Saudi


Tuesday, 16 October 2018 09:39 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_1200x-1-1-800x533.jpg

Minyak bertahan di atas $ 71 per barel karena para pedagang yang mengkaji ketegangan antara AS dan Arab Saudi pasca menghilangnya kritik dari rezim yang mengancam akan merusak hubungan antara kedua negara tersebut.

Minyak mentah berjangka di New York sedikit berubah setelah naik 0,6 persen pada Senin. Arab Saudi memulai penyelidikan internal terhadap hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi, dengan kasus yang mengancam akan memicu krisis geopolitik. Kehadiran Amerika dalam konferensi investasi Saudi tetap tidak pasti setelah terjadi eksodus dari sponsor dan peserta. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS mungkin meningkat untuk minggu keempat, menurut survei Bloomberg terhadap para analis menjelang data pemerintah pada hari Rabu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 22 sen menjadi $ 72 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 71,93 pada jam 9:57 pagi di Singapura. Kontrak naik 44 sen menjadi $ 71,78 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 42 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk penyelesaian Desember naik 0,4 persen diperdagangkan pada $ 81,12 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga meningkat 0,4 persen menjadi $ 80,78 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,26 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.