DJIA26144.60
LIVE258.59(1.00%)
NDX7724.29
LIVE120.18(1.58%)

Pedagang Pertimbangkan Produksi OPEC vs Iran, Minyak Bertahan di Bawah $ 68


Tuesday, 11 September 2018 08:25 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_08791ab0-dad0-11e3-9a27-00144feabdc0.jpg

Minyak berada di bawah $ 68 per barel karena para investor menilai apakah produksi OPEC yang lebih tinggi dapat mengimbangi potensi krisis pasokan global yang dipicu oleh sanksi terhadap minyak mentah Iran.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah setelah turun 3,3 persen dalam empat sesi sebelumnya. Spekulasi OPEC dan sekutunya akan mengimbangi penurunan penurunan dari sanksi Amerika terhadap Iran karena Menteri Energi Rusia Alexander Novak dilaporkan telah mengisyaratkan bahwa tingkat produksi kelompok teresebut akan ditahan pada tingkat yang lebih tinggi pada bulan September. Sementara itu, persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan utama AS diperkirakan meningkat selama minggu kelima.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober diperdagangkan pada $ 67,58 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 4 sen, pada 9:33 pagi di Tokyo. Kontrak turun 21 sen menjadi $ 67,54 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 78 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman November naik 8 sen menjadi $ 77,45 per barel di ICE Futures Europe exchange. Minyak acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 10 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.