DJIA26151.66
LIVE265.65(1.03%)
NDX7725.88
LIVE121.77(1.60%)

Minyak Rebound Seiring Meningkatnya Sentimen Bullish Pada Kekhawatiran Pasokan


Monday, 10 September 2018 07:55 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_aa-Cover-p4qmeitcmutu1u2f719she4vq4-20171120012305.Medi.jpg

Minyak rebound dari kerugian mingguan terbesar dalam dua bulan setelah salah satu pelanggan utama Iran memangkas pembelian menjadi nol menjelang berlakunya sanksi AS dan karena jumlah rig yang mencari minyak mentah di Amerika turun.

Kontrak di New York bertambah sebanyak 0,6 persen pasca penurunan 2,9 persen pekan lalu. Korea Selatan tidak mengimpor minyak mentah dari Iran bulan lalu, dibandingkan dengan 194.000 barel per hari pada Juli, mengikuti  tanker dan data pengiriman yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sementara itu, rig-rig minyak yang bekerja di AS turun dua minggu lalu karena  saluran pipa terbesar di tambang tersibuk di Amerika mengambil alih kegiatan pengeboran.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik sebanyak 42 sen menjadi $ 68,17 per barel di New York Mercantile Exchange pada 9:21 pagi di Tokyo. Kontrak turun $ 2,05 menjadi $ 67,75 minggu lalu. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 33 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 47 sen menjadi $ 77,30 per barel di bursa the ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik 33 sen menjadi $ 76,83 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,29 untuk WTI di bulan yang sama, di jalur untuk penutupan terbesar sejak 19 Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.