DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Rebound Seiring Stabilnya Pasar Keuangan Pasca Gejolak di Turki


Tuesday, 14 August 2018 17:00 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_c20b4f86-d097-431f-83eb-ef06f6d8464f_169.jpg

Minyak rebound karena pasar keuangan stabil setelah kepanikan awal atas meredanya krisis ekonomi di Turki.

Minyak berjangka di New York menambahkan 1 persen, menutup kerugian hari Senin. Banyak mata uang negara berkembang, yang jatuh pasca penurunan tajam lira Turki, pulih pada hari Selasa. Di AS, stok minyak mentah kemungkinan memperpanjang penurunan pekan lalu, menurut survei Bloomberg.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September diperdagangkan pada $ 67,85 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 65 sen, pada pukul 10:30 pagi waktu London. Kontrak turun 43 sen pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan Selasa adalah sekitar 22 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Oktober naik 68 sen menjadi $ 73,29 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange, dan diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,09 untuk WTI bulan yang sama. Minyak mentah acuan global menurun 20 sen menjadi $ 72,61 pada hari Senin.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.