DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Trump Tekan OPEC untuk Menaikkan Produksi, Minyak Bertahan di Dekat $ 74


Thursday, 5 July 2018 10:34 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_12Oiloiloil1417154645.jpg

Minyak diperdagangkan di dekat $ 74 per barel karena investor menimbang pengetatan pasokan AS terhadap janji dari Arab Saudi untuk memperbesar produksi. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengecam OPEC.

Kontrak di New York sedikit berubah setelah liburan Hari Kemerdekaan AS. Persediaan minyak AS turun 4,51 juta barel pekan lalu,, American Petroleum Institute melaporkan pada hari Selasa. Trump mengecam OPEC dalam sebuah tweet yang berisi kemarahan, ia mengatakan kelompok itu "hanya melakukan sedikit untuk membantu" mengurangi harga bensin. Sebelumnya, Arab Saudi dan Rusia menegaskan kembali kesepakatan antara kelompok dan sekutu-sekutunya untuk meningkatkan produksi guna mengurangi kekhawatiran atas kekurangan pasokan global.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus diperdagangkan pada $ 73,92 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 22 sen, pada 9:53 pagi di Singapura. Kontrak tersebut menambahkan 20 sen menjadi $ 74,14 pada hari Selasa, dan tidak ada penyelesaian pada hari Rabu karena liburan AS.

Brent untuk pengiriman September turun 52 sen, atau 0,7 persen, menjadi $ 77,72 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak pada hari Rabu naik 48 sen menjadi $ 78,24. Minyak acuan  global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,30 untuk WTI  bulan September.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.