DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Minyak Naik Terkait Tanda-Tanda Adanya Penurunan Persediaan


Wednesday, 4 July 2018 11:55 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_oilporr.jpg

Minyak memperpanjang kenaikan mendekati $ 75 per barel setelah laporan industri menunjukkan persediaan AS menyusut karena gangguan produksi global yang terus memicu kekhawatiran atas kekurangan pasokan.

Minyak mentah di New York meningkat sebanyak 1 persen karena premi pada kontrak bulan depan naik bahkan lebih tinggi terhadap kontrak yang akan datang. American Petroleum Institute melaporkan stok nasional turun 4,51 juta barel pekan lalu. Sementara Kabinet Saudi menegaskan bahwa kerajaan siap untuk menggunakan kapasitas cadangannya sesuai kebutuhan, negara Timur Tengah tersebut juga beralasan dengan Rusia bahwa perjanjian OPEC dengan sekutunya adalah untuk meningkatkan produksi sebesar 1 juta barel per hari.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus diperdagangkan pada $ 74,59 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 45 sen pada 11:28 pagi di Singapura. Harga naik 20 sen menjadi ditutup pada $ 74,14 pada hari Selasa, setelah menembus $ 75 untuk pertama kalinya sejak 2014. Premi untuk kontrak bulan depan membesar menjadi $ 2,64 per barel terhadap kontrak pengiriman September. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 35 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September 0,5 persen lebih tinggi pada $ 78,16 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,11 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.