DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Trump Desak Arab Saudi untuk Tingkatkan Produksi, Minyak Jatuh


Monday, 2 July 2018 07:33 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_MW-EZ002_oil_su_20161028150303_ZH.jpg

Minyak turun dari level tertingginya dalam lebih dari tiga tahun karena Presiden AS Donald Trump mendesak Arab Saudi untuk meningkatkan produksi.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 2,2 persen setelah kenaikan 1 persen pada hari Jumat. Kicauan Trump di Tweeter pada hari Sabtu mengatakan bahwa raja Saudi setuju untuk secara efektif meningkatkan produksi minyak ke kapasitas maksimumnya dalam menanggapi gejolak di Iran dan Venezuela. Sementara Gedung Putih mendukung pernyataannya malam itu, Trump menuntut dalam sebuah wawancara TV yang ditayangkan Minggu bahwa OPEC menghentikan apa yang disebutnya manipulasi pasar minyak mentah dan bersikeras kelompok itu memompa lebih banyak.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun sebanyak $ 1,64 ke $ 72,51 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 73,56 pada 8:52 pagi di Tokyo. Kontrak naik 70 sen menjadi $ 74,15 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan lebih dari dua kali lipat di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 1,6 persen menjadi $ 77,99 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak Agustus, yang berakhir Jumat, menguat 5,2 persen pekan lalu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,74 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.