DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Stok AS Terlihat Turun, Minyak Hentikan Penurunan Beruntun 5-Harinya


Wednesday, 30 May 2018 07:44 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_161006-Rise.jpg

Minyak menghentikan penurunan beruntun terpanjangnya sejak Februari dan diperdagangkan mendekati $ 67 per barel menjelang perkiraan data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada persediaan minyak mentah negara itu untuk ketiga kalinya dalam empat minggu.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah setelah turun 1,7 persen pada sesi sebelumnya. Stok minyak mentah AS diperkirakan telah menyusut 875.000 barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg terhadap analis jelang data Administrasi Informasi Energi (EIA) yang dijadwalkan Kamis. Kapasitas pipa Amerika yang tidak memadai di dekat pusat penyimpanan utama Oklahoma mengancam aliran minyak dan dapat memberikan "kejutan baru" untuk pasar energi, menurut Barclays Plc.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli diperdagangkan pada $ 66,84 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 11 sen, pada 9:19 pagi di Tokyo. Kontrak turun $ 1,15 menjadi $ 66,73 di sesi sebelumnya. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent berjangka untuk pengiriman Juli turun 1 sen menjadi $ 75,38 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak pada hari Selasa naik 9 sen menjadi $ 75,39. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 8,56 untuk WTI pada pengiriman di bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.