DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Permasalahan Iran Terus Berlanjut, Minyak Pertahankan Penurunan


Wednesday, 25 April 2018 10:30 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_oil_2216265b.jpg

Minyak menahan kerugian di bawah $ 68 per barel setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan negosiasi kesepakatan nuklir baru dengan Iran untuk menjaga agar AS tetap di atas, mengurangi kekhawatiran pasokan dari produsen OPEC yang mungkin terbatas jika sanksi dipulihkan.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah setelah turun 1,4 persen pada hari Selasa. Macron mengatakan selama perjalanan ke Washington dia menginginkan perjanjian baru Iran yang akan mengekang perkembangan rudal balistik negara Timur Tengah tersebut dan menghentikan program nuklirnya. Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan Iran untuk tidak memulai kembali program nuklirnya bahkan jika Amerika menarik diri dari kesepakatan 2015. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS naik 1,1 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada $ 67,57 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 13 sen, pada 11:05 pagi di Tokyo. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 53 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni berada di $ 73,71 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange, turun 15 sen. Harga turun 85 sen menjadi $ 73,86 per barel pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,12 untuk WTI Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.