DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Stok AS Diperkirakan Naik untuk Minggu ke-4, Minyak Melemah


Wednesday, 21 February 2018 18:16 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_1GUWPCf927.jpg

Minyak melemah karena stok AS diperkirakan akan meningkat untuk minggu keempat, menimbulkan pertanyaan tentang keberhasilan OPEC dalam mengurangi kelebihan pasokan global.

Minyak mentah di New York turun sebanyak 1,4 persen. Persediaan di Amerika naik 3 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg. Minyak telah berjuang untuk mendapatkan kembali posisi tertingginya pada bulan Januari karena ekuitas tetap lemah dan dolar yang lebih kuat mengurangi daya tarik komoditas yang di hargai dengan mata uang AS.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun 72 sen menjadi $ 61,07 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:09 pagi waktu London. Jumlah volume yang di perdagangkan sekitar 18 persen di bawah rata-rata 100 harinya. Kontrak Maret berakhir pada hari Selasa setelah menambahkan 22 sen menjadi $ 61,90.

Brent untuk penyelesaian April turun 69 sen menjadi $ 64,56 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange. Harga turun 0,6 persen menjadi $ 65,25 pada hari Selasa. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 3,49 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.