DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Reli Minyak Terhenti Terkait Tekanan Teknis Seiring Kenaikan Produksi AS


Friday, 19 January 2018 12:30 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_North-Sea-Brent-crude-oil-008.jpg

Minyak berjangka jatuh sebanyak 1,7 persen di New York dan bersiap untuk penurunan mingguan pertama sejak pertengahan Desember pasca adanya tekanan teknis lebih dari sepekan terakhir. Produksi AS telah pulih ke dekat level rekornya, mengimbangi penurunan stok minyak mentah, sementara OPEC telah menaikkan perkiraan untuk pertumbuhan penawaran saingannya pada bulan kedua setelah pemulihan harga.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari turun sebanyak $ 1,10 menjadi $ 62,85 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 63,17 pada 12:23 di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan lebih dari dua kali lipat rata-rata 100 harinya. Harga turun 1,8 persen minggu ini setelah ditutup di $ 64,30 pada 12 Januari, setelmen tertinggi sejak Desember 2014.

Brent untuk penutupan Maret turun sebanyak $ 1,01, atau 1,5 persen menjadi $ 68,30 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga turun 1,8 persen minggu ini, bersiap untuk penurunan mingguan pertama tahun ini. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 5,48 untuk WTI Maret.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.