DJIA23892.04
LIVE214.74(0.91%)
NDX6567.05
LIVE75.53(1.16%)

Saham AS Jatuh Seiring Rally Awal Memudar Jelang Keputusan Kebijakan The Fed


Thursday, 31 July 2014 00:19 WIB

Saham ASThe Fed


c_740_198_16777215_00_images_assets_sahamAS.jpg

Saham-saham AS jatuh seiring reli awal yang dipicu dari perkiraan pertumbuhan perekonomian yang memudar jelang keputusan Federal Reserve pada kebijakan moneter.

Utilitas dan perusahaan telepon tergelincir dengan penurunan terbesarnya di antara 10 industri utama dalam indeks S&P 500 terkait lonjakan imbal hasil perbendaharaan membuat dividen mereka yang kurang menarik. Saham Genworth Financial Inc kehilangan sebesar 13 persen terkait meningkatnya biaya klaim memaksa perusahaan asuransi untuk meninjau apakah cadangan tersebut cukup.

Saham Twitter Inc melonjak sebesar 20 persen seiring hasilnya mengalahkan perkiraan dan perusahaan mendorong proyeksi penjualan tahunan. Saham Amgen Inc dan saham Regeneron Pharmaceuticals Inc memimpin reli saham di sektor bioteknologi.

Indeks S&P 500 turun sebesar 0,1 persen ke level 1,967.26 pukul 12:45 di New York, pasca sebelumnya naik sebesar 0,5 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebesar 53,62 poin, atau 0,3 persen, ke level 16,858.49. Indeks Nasdaq 100 menguat sebesar 0,3 persen.

Tiga putaran stimulus moneter dari the Fed telah memicu kenaikan lima tahun terakhir bull market seiring indeks S&P 500 hampir tiga kali lipat dari tahun 2009 lalu. Indeks acuan, yang telah tejadinya koreksi sebesar 10 persen sejak 2011 lalu, naik sebesar 6,4 persen tahun ini dan diperdagangkan di level 18 kali laba yang dilaporkan, merupakan level tertingginya dalam empat tahun terakhir. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.