DJIA26310.06
LIVE567.41(2.20%)
NDX9722.05
LIVE64.74(0.67%)

Bursa Berjangka AS Tergelincir Meskipun Dow Mengalami Kenaikan Ketiga Hari Beruntun


Friday, 27 March 2020 16:09 WIB

Indeks saham berjangka A.S.


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_43483735-new-york-city-ny-oct-11-a-street-sign-of-wall-street-and-new-york-stock-exchange-is-shown-on-october.jpg

Setelah memulai sesi dengan bergerak mendatar, indeks saham berjangka AS jatuh pada Kamis malam, menyusul kenaikan ketiga hari berturut-turut oleh Dow - secara teknis memasukkannya kembali ke pasar bullish - dan menjelang persetujuan DPR yang diharapkan dari tagihan bantuan virus coronavirus senilai $ 2 triliun. .

Dow Jones Industrial Average berjangka turun 280 poin, atau 1,3%, pada pukul 11:30 malam ET. Indeks S&P 500 berjangka dan Nasdaq-100 berjangka juga turun lebih dari 1%.

Saham melonjak pada Kamis pagi meskipun ada laporan Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan klaim pengangguran melonjak ke rekor 3,28 juta pada pekan lalu karena bisnis tutup karena wabah coronavirus.

Dow ditutup 1.351,62 poin lebih tinggi, atau 6,38%, pada level 22.552,17, sementara S&P 500 naik 154,51 poin, atau 6,24%, ditutup pada level 2.630,07. Indeks Nasdaq Composite menguat 413,24 poin atau 5,6%, ditutup pada level 7.797,54. (knc)

Sumber : Market Watch


RELATED NEWS

  • Bursa Hong Kong menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena pelonggaran lockdown di seluruh dunia membayangi kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.