DJIA26643.52
LIVE557.18(2.14%)
NDX10689.52
LIVE87.31(0.82%)

Dow turun 250 poin, saham mengarah ke penurunan mingguan terkait virus corona


Saturday, 22 February 2020 00:05 WIB

Saham AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_49121_620.jpg

Saham AS turun tajam pada Jumat ini setelah jumlah kasus baru virus corona meningkat, yang memicu kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global yang nyata.

Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 256 poin lebih rendah, atau 0,9%, untuk menembus di bawah 29.000 untuk pertama kalinya sejak 10 Februari. S&P 500 turun 1% sementara Nasdaq Composite turun 1,4%.

Penurunan hari Jumat menempatkan rata-rata saham utama menuju penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan terkahir. Nasdaq turun sekitar 1,3% pekan hingga saat ini. Saham Dow dan S&P 500 keduanya turun setidaknya 1,3% untuk pekan ini.

Microsoft dan Nike masing-masing turun lebih dari 2% untuk memimpin penurunan indeks Dow lebih rendah. S&P 500 tertekan oleh penurunan 1,9% di sektor teknologi. Facebook, Amazon, Netflix, Google-parent Alphabet dan Apple semuanya diperdagangkan setidaknya 0,7% lebih rendah untuk menyeret Nasdaq lebih rendah.(yds)

Sumber: CNBC


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong memasuki sesi istirahat dengan kerugian lebih banyak pada Rabu ini di tengah kekhawatiran mengenai masa depan Hong Kong pasca Donald Trump menghapus status perdagangan khususnya,...
  • Saham Hong Kong dimulai Rabu pagi dengan kenaikan tajam di tengah harapan baru untuk vaksin virus, yang mengimbangi berita bahwa Donald Trump telah menghapus hak perdagangan khusus kota tersebut seper...
  • Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada Rabu, memperpanjang reli di Wall Street di tengah harapan pemulihan ekonomi serta kemajuan dalam perawatan virus corona. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,01 persen ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.