DJIA29348.10
LIVE50.46(0.17%)
NDX9173.73
LIVE48.73(0.53%)

Saham AS berakhir naik tipis seiring kesepakatan perdagangan Cina yang terbatas


Saturday, 14 December 2019 04:21 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_-1x-1.jpg

S&P 500 dan Nasdaq Composite mengakhiri minggu ini dengan rekor pada Jumat tetapi antusiasme atas kesepakatan perdagangan China-AS, yang telah memicu pembelian hari Kamis memudar seiring investor mengkaji aspek-aspek yang disebut perjanjian fase-satu.

Saham Dow Jones Industrial Average ditutup naik sekitar 0,01% pada level 28.135, kehilangan rekor penutupan pada level 28.164, sementara indeks S&P 500 naik kurang dari 0,01% ke level 3.169, cukup untuk tertinggi baru sepanjang masa. Indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,2% menjadi berakhir pada level 8.735, menandai puncak penutupan sepanjang masa beruntun kedua kalinya.

Untuk minggu ini, Dow naik 0,4%, S&P 500 naik 0,7%, sedangkan Nasdaq yang sarat teknologi naik 0,9% untuk periode lima hari. Yang mendasari kenaikan minggu ini adalah meredam ketakutan - setidaknya untuk sementara - di sekitar dua titik gejolak terbesar bagi investor pasar saham: pemilihan umum dan ketegangan perdagangan.

AS dan China mengumumkan perjanjian terbatas pada Jumat untuk menghentikan perang dagang, menghapuskan tarif yang mulai berlaku hari Minggu; tetapi beberapa kritik khawatir bahwa kesepakatan fase-satu mungkin tidak akan mencapai sebanyak mungkin untuk meredam ketegangan perdagangan di masa depan seperti yang diharapkan - suatu hal yang menurut sebagian orang tidak sepenuhnya membantu para pemimpin bisnis membuat rencana strategis.

Sementara itu, kemenangan pemilu yang gemilang untuk Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson membangkitkan harapan keluarnya UK dari Uni Eropa.

Dalam berita perusahaan, saham Live Nation Entertainment Inc anjlok pasca Wall Street Journal melaporkan bahwa Departemen Kehakiman sedang bersiap untuk mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan, menuduh bahwa mereka berusaha untuk memperkuat tempat konser menggunakan anak perusahaan Ticketmaster yang dominan. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Saham AS sedikit berubah pada hari Jumat setelah menyentuh rekor tertinggi karena Wall Street membungkus kinerja mingguan yang solid di tengah data ekonomi global yang kuat dan awal yang kuat untuk mu...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.