DJIA27911.99
LIVE2.39(0.01%)
NDX8383.78
LIVE21.04(0.25%)

Saham Dibuka Naik Tipis Saat Dow, S&P 500 Berusaha Hindari Empat Penurunan Beruntun


Friday, 22 November 2019 21:52 WIB

DOW JONESS & P 500SahamASNasdaq Composite


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_00usfutures.jpg

Saham AS naik pada awal perdagangan Jumat, sehari setelah Dow Jones Industrial Average dan indeks S&P 500 ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut di tengah kecemasan tentang keadaan hubungan perdagangan AS-China.

Dow menguat 56 poin, atau 0,2% menjadi 27.818, S&P 500 naik 7 poin, atau 0,2% menjadi 3.111 dan indeks Nasdaq Composite naik 23 poin, atau 0,3% menjadi 8.531. Presiden Cina Xi Jinping memberikan optimisme perdagangan ke pasar ketika ia mengatakan kepada sebuah forum di Beijing bahwa "Kami ingin bekerja untuk perjanjian Fase 1 berdasarkan rasa saling menghormati dan kesetaraan."

Laporan-laporan minggu ini, bagaimanapun, telah memberikan narasi yang saling bertentangan tentang keadaan pembicaraan, dengan beberapa menyuarakan bahwa kesepakatan tidak akan tercapai tahun ini. Dalam berita perusahaan, saham Nordstrom naik 8% awal Jumat setelah rantai department store mengeluarkan pendapatan yang lebih baik dari yang diperkirakan dan saham Tesla Inc. [TSLA] turun 4,4% setelah pengungkapan mengecewakan dari "Cybertruck" yang diantisipasi Kamis malam.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Indeks saham berjangka AS berbalik dengan penurunan tajam pada Selasa pagi. Sekitar pukul 6:10 pagi waktu ET, Dow berjangka mengindikasikan pembukaan negatif lebih dari 110 poin. Kontrak berjangka un...
  • Saham-saham Hong Kong ditutup pada Selasa ini dengan kerugian baru karena para pedagang tumbuh semakin waspada tentang kurangnya berita tentang pembicaraan tarif antara China-AS dengan batas waktu unt...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.