DJIA26290.46
LIVE547.81(2.13%)
NDX9715.62
LIVE58.31(0.60%)

Indeks Berjangka AS Turun Seiring Terhambatnya Pembicaraan Dagang US-China


Thursday, 14 November 2019 20:05 WIB

Indeks saham berjangka A.S.


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_43483735-new-york-city-ny-oct-11-a-street-sign-of-wall-street-and-new-york-stock-exchange-is-shown-on-october.jpg

Indeks saham berjangka A.S. turun pada hari Kamis, setelah laporan bahwa pembicaraan perdagangan dengan China telah menghantam pembelian produk pertanian A.S. di China, di tengah kekhawatiran lainnya.

Presiden Donald Trump telah mengklaim bahwa China telah setuju untuk membeli hingga $ 50 miliar produk pertanian dari AS, tetapi China belum siap untuk menyetujui nomor tertentu, The Wall Street Journal melaporkan. Negosiasi juga mencapai puncak dalam perjanjian lain, termasuk roll-back yang diperdebatkan tarif AS untuk barang-barang Cina dan pelonggaran aturan China tentang transfer teknologi antara perusahaan asing dan mitra lokal mereka.

Data output industri yang lemah di China, dan pertumbuhan anemia di Jepang dan Jerman pada kuartal ketiga juga membebani sentimen.

Indeks Nasdaq 100 berjangka turun 12 poin atau 0,2% pada pukul 6:48 ET (11:48 GMT), sementara Dow berjangka kehilangan 34 poin atau 0,1% dan S&P 500 berjangka lebih rendah 4 poin atau 0,1%. (knc)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

  • Bursa Hong Kong menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena pelonggaran lockdown di seluruh dunia membayangi kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.