DJIA28135.38
LIVE3.33(0.01%)
NDX8487.71
LIVE20.81(0.25%)

Dow dan S&P 500 catat rekor penutupan seiring perdagangan AS-China terhenti


Thursday, 14 November 2019 04:27 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_NYSE-e1502248255587.jpg

Saham AS sebagian besar ditutup di wilayah positif pada hari Rabu, meskipun di luar sesi tertinggi, pasca Wall Street Journal melaporkan bahwa pembicaraan perdagangan AS-China terhenti seiring ketidaksepakatan atas China membuat komitmen tegas pada pembelian pertanian dan keengganan AS untuk memutar kembali tarif yang sudah diterapkan di AS harapan mempertahankan mekanisme penegakan hukum untuk menahan China dalam hal kesepakatan potensial.

Saham Dow Jones Industrial Average naik 92 poin, atau 0,3% ditutup pada level 27.784,catat rekor barunya, dan indeks S&P 500 menambahkan sekitar dua poin untuk mengakhiri hari di level 3.094, juga merupakan rekor penutupan. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite turun sekitar 4 poin, atau 0,1% ditutup pada level 8.482.

Kesenjangan yang jelas antara negosiator perdagangan AS dan China telah menunda penyelesaian kesepakatan perdagangan fase-satu yang diumumkan pada 11 Oktober oleh Presiden Trump dan Wakil Perdana Menteri Liu He, meskipun ragu apakah kesepakatan aktual akan ditandatangani bertambah setelah Presiden Trump mengatakan dalam pidatonya hari Selasa bahwa ia bersedia menaikkan tarif lebih lanjut jika China tidak setuju dengan kesepakatan yang bekerja untuk Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell bersaksi di depan Komite Ekonomi Bersama Kongres pada Rabu, di mana ia mengisyaratkan bahwa suku bunga akan ditahan kecuali ada kemunduran material dalam ekonomi.

Dalam berita perusahaan, saham Nike Inc. naik 2% setelah mengumumkan akan berhenti menjual aparelnya langsung di Amazon.com Inc. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.