DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Saham AS di Jalur untuk Hentikan Gain Beruntun 3-Harinya Pasca Keraguan Kesepakatan AS-China


Monday, 14 October 2019 21:12 WIB

DOW JONESS & P 500SahamASNasdaq Composite


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_dcx_doc6woslf61eyw1focklbkp.jpg

Saham AS turun sedikit pada bel pembukaan di hari Senin setelah laporan menunjukkan kesepakatan perdagangan antara AS dan negosiator Cina minggu lalu belum terselesaikan.

S&P 500 turun kurang dari 0,1% menjadi 2.969. Dow Jones Industrial Average turun 19 poin, atau 0,1%, menjadi 26.797. Indeks Nasdaq Composite turun kurang dari 0,1% menjadi 8.054. Bloomberg News melaporkan bahwa para pejabat Cina menginginkan diskusi lebih lanjut untuk menyelesaikan permasalahan yang tersisa dalam apa yang disebut kesepakatan perdagangan "fase 1", yang akan menunda kenaikan tarif minggu ini. Namun perjanjian itu tidak diatur secara tertulis, dan hanya disepakati secara prinsip. Dalam berita perusahaan, saham Boeing Co turun setelah dewan perusahaan mengatakan telah memilih untuk memisahkan peran kepala eksekutif dan ketua.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada Selasa ini karena investor mengunci keuntungan baru-baru ini sehari setelah indeks acuan Nikkei membukukan penyelesaian terbaik dalam hampir 16 bulan. Indeks Nik...
  • Saham-saham Hong Kong merosot lebih dari satu persen pada awal bisnis Selasa setelah Moody's memangkas rating kredit kota itu, yang menyalahkan respons pemerintah terhadap protes berbulan-bulan. Inde...
  • Saham Asia turun di sesi awal terkait kehati-hatian pada Selasa ini karena tidak memiliki petunjuk dari Wall Street dan setelah IMF memangkas prospek pertumbuhan dunia tahun ini, meskipun itu menawark...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.