DJIA25977.15
LIVE242.18(0.94%)
NDX10395.36
LIVE116.11(1.13%)

Saham Asia Turun Karena Ketegangan Geopolitik, Minyak Naik 1%


Monday, 23 September 2019 11:14 WIB

MSCI Asia PacificSaham Asian


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_8823fsm-asian-stocks.jpg

Sebagian besar pasar saham Asia tergelincir pada Senin ini karena investor menunggu kejelasan lebih lanjut tentang pembicaraan perdagangan antara Sino-AS setelah negosiasi baru-baru ini, sementara minyak naik lebih dari 1% terkait meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Analis mengatakan sentimen investor rapuh dengan kerusuhan sipil di Hong Kong, ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran apakah Amerika Serikat dan China akan menandatangani kesepakatan perdagangan segera. Pergerakan lebih jauh dibesar-besarkan oleh volume rendah karena pasar Jepang tutup untuk libur publik.

Saham China dibuka di wilayah negatif, dengan indeks blue-chip (CSI300) turun 1,5%. Indeks Hang Seng Hong Kong (HSI) melemah 0,8% setelah akhir pekan protes yang kadang-kadang keras yang melihat aktivis pro-demokrasi merusak sebuah stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan.

Kospi Korea Selatan sedikit melemah setelah data perdagangan yang mengecewakan sementara saham Australia dan Selandia Baru melawan tren dan keduanya sekitar 0,3% lebih tinggi.

Itu membuat indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3% pada level 509,94 poin. Sejauh ini masih naik lebih dari 3% selama bulan September. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong melonjak pada Kamis, sejalan dengan kemajuan global di tengah harapan untuk vaksin virus dan meskipun ada kekhawatiran atas undang-undang keamanan yang dikenakan di kota tersebut oleh ...
  • Saham Eropa diperdagangkan lebih tinggi pada Kamis ini karena pasar global mendapatkan dorongan dari berita seputar pengembangan vaksin coronavirus potensial. Indeks Pan-European Stoxx 600 naik 0,8% ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.