DJIA27024.80
LIVE237.44(0.89%)
NDX7942.85
LIVE100.52(1.28%)

Saham AS berakhir menguat seiring kekhawatiran akan konflik di Hong Kong mereda


Thursday, 5 September 2019 03:21 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_104995094-RTX4RJX2.600x400.jpg

Saham AS menguat pada hari Rabu, naik kembali dari penurunan pada hari Selasa, pasca kepala eksekutif Hong Kong menarik RUU ekstradisi kontroversial yang memicu protes selama berbulan-bulan dan karena kekhawatiran bahwa Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian memudar, pasca Parlemen memilih untuk meminta Perdana Menteri Boris Johnson untuk meminta Uni Eropa untuk memperpanjang batas waktu meninggalkan 31 Oktober jika kesepakatan tidak tercapai saat itu.

Dow Jones Industrial Average menguat sekitar 237 poin, atau 0,9% ke level 26.355, indeks S&P 500 menambahkan 32 poin, atau 1,1% untuk mengakhiri hari di level 2.938. Indeks Nasdaq Composite menambahkan sekitar 103 poin, atau 1,3% ditutup pada level 7.977.

Investor juga memilah serangkaian komentar dari pejabat Federal Reserve, yang tampaknya membiarkan peluang penurunan suku bunga lagi pada pertemuan mendatang 17 dan 18 September. Dalam berita perusahaan, saham Tyson Foods Inc turun 7,8% setelah produsen makanan olahan menurunkan pedomannya untuk 2019, sementara Starbucks Corp mundur 0,7% setelah memangkas perkiraan pertumbuhan laba per saham pada tahun fiskal 2020. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong lebih rendah pada pembukaan hari Rabu setelah anggota parlemen AS mengeluarkan undang-undang yang membela hak-hak pengunjuk rasa Hong Kong, memicu kekhawatiran konflik baru dengan Chin...
  • Saham Asia menguat pada hari Rabu dan sterling bertahan di dekat tertinggi enam bulan karena Inggris dan Uni Eropa membuat kemajuan dalam kesepakatan Brexit menjelang pertemuan puncak para pemimpin me...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.