DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Bursa Jepang Menguat Pasca AS Memperpanjang Pembebasan Pelarangan Huawei


Tuesday, 20 August 2019 13:40 WIB

Saham JepangIndeksTopixIndeksNikkei 225


c_740_198_16777215_00_images_assets_NIKKEI225_000_hkg9316914.si.jpg

Bursa Jepang naik untuk hari ketiga setelah pemerintah AS mengatakan akan menunda pembatasan melakukan bisnis dengan Huawei Technologies Co.

Pembuat elektronik adalah dorongan terbesar untuk indeks benchmark Topix, karena semua kecuali dua kelompok industri diperdagangkan lebih tinggi. Pembuat chip memimpin kenaikan di saham AS setelah Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan negara itu akan memperpanjang selama 90 hari kedepan serangkaian pengecualian terbatas untuk perusahaan yang bekerja sama dengan Huawei China.

Sementara itu, pemerintah Jerman sedang mempersiapkan langkah-langkah stimulus fiskal untuk menopang perekonomian terbesar di Eropa, menurut dua orang dengan pengetahuan langsung tentang masalah tersebut. China membuat biaya pinjaman lebih murah bagi perusahaan-perusahaan dengan diperkenalkannya suku bunga pasar yang dirubah.

Indeks Topix naik sebesar 0,8% ditutup pada level 1,506,77 di Tokyo. Indeks Nikkei 225 menguat 0,6% pada level 20.677,22. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

  • Saham Tokyo dibuka turun lebih dari tiga persen pada Senin ini, karena para pedagang masih khawatir terkait penyebaran virus corona dan yen yang lebih tinggi terhadap dolar juga membebani pasar. Inde...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.