DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Saham Asia tergelincir karena kerusuhan Hong Kong, peso Argentina menambah kecemasan


Tuesday, 13 August 2019 08:19 WIB

MSCI Asia PacificSaham AsiaBursa Asia


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_bursarachman8.jpg

Saham Asia jatuh pada hari Selasa karena terseret akan kekhawatiran tentang perang dagang Sino-AS, protes di Hong Kong dan jatuhnya mata uang peso Argentina mendorong investor ke tempat yang aman seperti obligasi, emas, dan yen.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,26% sementara Nikkei Jepang jatuh 1,28%.

Penjualan di pasar regional terjadi karena saham Wall Street terpukul pada hari Senin, dengan S&P 500 kehilangan 1,23%.

Sentimen sudah lemah karena meningkatnya tanda-tanda bahwa Amerika Serikat dan China tidak akan dengan cepat menyelesaikan perang dagang mereka selama setahun. Pasar terpukul dengan turbulensi lebih lanjut setelah pengunjuk rasa berhasil menutup bandara Hong Kong pada hari Senin.

Pedagang juga gelisah setelah Presiden Argentina Mauricio Macri merasa terpukul akan hasil di pemilihan presiden, meningkatkan risiko kembali ke kebijakan ekonomi intervensionis.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Bursa saham Hong Kong berakhir pada catatan negatif pada Senin ini karena para investor menguangkan laba menyusul kenaikan pekan lalu. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,90 persen, atau 260,51 poin, me...
  • Indeks acuan Nikkei Tokyo naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Senin, dengan sentimen investor didukung oleh kenaikan rekor baru di Wall Street serta pelemahan yen terhadap dolar. Indeks N...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.