DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Saham Asia diperdagangkan lebih tinggi seiring investor menunggu angka inflasi China


Friday, 9 August 2019 08:38 WIB

Saham Asian Indeks MSCI Asia Pasifikindeks SP/ASX 200 indeks Kospi


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_000d258a-614.jpg

Saham-saham di Asia Pasifik menguat pada Jumat pagi, seiring investor menunggu rilis data inflasi China. Sementara itu, ekonomi Jepang tumbuh lebih dari yang diharapkan pada periode April hingga Juni.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia-Pasific diluar Jepang menambahkan 0,24%. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,87% pada awal perdagangan, seiring saham indeks heavyweigh dan Softbank Group menambahkan 1,15%. Indeks Topix juga naik 0,79%.

Di Korea Selatan,Indeks Kospi naik 0,87% karena saham industri kelas berat Samsung Electronics naik 1,17%. S&P/ASX 200 Australia juga naik 0,28%.

PDB Jepang mengalahkan ekspektasi, ekonomi Jepang mengalami ekspansi kuartalan ketiga beruntun pada April-Juni, tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,8% pada periode tersebut, menurut data pemerintah pada hari Jumat. Itu jauh lebih baik daripada perkiraan median untuk pertumbuhan 0,4%. (Tgh)

Sumber: CNBC


RELATED NEWS

  • Bursa saham Hong Kong berakhir pada catatan negatif pada Senin ini karena para investor menguangkan laba menyusul kenaikan pekan lalu. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,90 persen, atau 260,51 poin, me...
  • Indeks acuan Nikkei Tokyo naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Senin, dengan sentimen investor didukung oleh kenaikan rekor baru di Wall Street serta pelemahan yen terhadap dolar. Indeks N...
  • Saham Hong Kong mulai sedikit lebih rendah pada Senin pagi karena profits pedagang menyusul kenaikan sehat pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 0,10 persen, atau 27,91 poin, menjadi 29.028,51. Indeks ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.