DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Saham Teknologi pimpin Wall Street rebound setelah hari terburuk 2019


Tuesday, 6 August 2019 23:14 WIB

DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamASWallstreet


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_NYSE-e1502248255587.jpg

Saham AS naik pada hari Selasa, dibantu oleh saham teknologi, karena China melangkah untuk menstabilkan yuan, sehari setelah indeks utama Wall Street mengalami penurunan persentase satu hari tertajam tahun ini.

Benchmark S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun setidaknya 3% pada hari Senin, setelah China membiarkan yuan merosot, mendorong Departemen Keuangan AS untuk melabeli Beijing sebagai manipulator mata uang.

Namun, langkah China untuk memperbaiki yuan pada tingkat yang sedikit lebih kuat semalam meredakan kekhawatiran akan meningkatnya perang perdagangan yang telah mengguncang pasar sejak pekan lalu ketika Presiden Donald Trump mengancam babak baru tarif impor Tiongkok.

Ketegangan perdagangan juga surut setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Trump berencana untuk menjadi tuan rumah delegasi China untuk pembicaraan lebih lanjut pada bulan September.

Pada pukul 11:06 ET, Dow Jones Industrial Average naik 88,54 poin, atau 0,34%, ke level 25.806,28, S&P 500 naik 13,31 poin, atau 0,47%, ke level 2.858,05. Nasdaq Composite naik 54,18 poin, atau 0,70%, ke level 7.780,22.

Kerugian terakhir telah menarik S&P 500 5,6% dari level tertingginya sepanjang bulan lalu.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.