DJIA29348.10
LIVE0(0.00%)
NDX9173.73
LIVE0(0.00%)

Wall Street melemah pasca laporan pekerjaan yang kuat menyurutkan harapan penurunan suku bunga


Friday, 5 July 2019 23:24 WIB

DOW JONESS & P 500NasdaqSahamASWallstreet


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_sahamasturun123.jpg

Saham AS melemah pada hari Jumat, turun dari level rekor yang dicapai pada sesi sebelumnya, setelah pertumbuhan pekerjaan AS yang kuat pada bulan Juni mendorong investor untuk mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga yang agresif oleh Federal Reserve.

Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan nonfarm payrolls naik 224.000 pekerjaan pada Juni, terbesar dalam lima bulan, dan secara solid mengalahkan ekspektasi para ekonom tentang 160.000 penambahan.

Pedagang menurunkan ekspektasi mereka akan penurunan suku bunga 50 basis poin oleh The Fed pada pertemuan kebijakan pada 30-31 Juli, meskipun harapan tetap tinggi bahwa bank sentral akan mulai melonggarkan kebijakan moneter.

Pada pukul 11:01 ET, Dow Jones Industrial Average turun 186,45 poin, atau 0,69%, ke level 26.779,55, S&P 500 turun 23,66 poin, atau 0,79%, pada level 2.972,16 dan Nasdaq Composite turun 66,81 poin, atau 0,82% , ke level 8,103.42.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Bursa saham Hong Kong berakhir pada catatan negatif pada Senin ini karena para investor menguangkan laba menyusul kenaikan pekan lalu. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,90 persen, atau 260,51 poin, me...
  • Indeks acuan Nikkei Tokyo naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Senin, dengan sentimen investor didukung oleh kenaikan rekor baru di Wall Street serta pelemahan yen terhadap dolar. Indeks N...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.