DJIA27668.62
LIVE-22.87(-0.08%)
NDX8252.45
LIVE-11.34(-0.14%)

Bursa AS Berakhir pada Rekornya Karena Kebijakan Bank Sentral Memicu Keuntungan Pasar Saham


Thursday, 4 July 2019 00:14 WIB

DOW JONESS & P 500Saham AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_fa15b07a7c2257db630d7bca53a33b06.jpg

Saham AS berakhir dengan catatan penguatan dalam sesi singkat liburan, mendorong ketiga tolok ukur ekuitas utama ke level tertinggi baru, di tengah meningkatnya ekspektasi untuk kebijakan yang lebih dovish.

S&P 500 naik 0,8% menjadi sekitar level 2.996. Dow Jones Industrial Average menguat 176 poin, atau 0,7%, berakhir di dekat level 26.962. Indeks Nasdaq Composite lebih tinggi 0,8% menjadi ditutup di sekitar level 8.170. S&P meraih tertinggi ketiga sepanjang masa berturut-turut, dan menetapkan di level intraday tertinggi baru di 2.995,83.

Dow ditutup pada rekornya, dan juga mencapai tertinggi harian 26.965,48. S&P mencatat kenaikan beruntun lima hari, sementara Nasdaq mencatat kenaikan enam hari berturut-turut.

Para pemimpin Eropa menominasikan direktur pelaksana Dana Moneter Internasional Christine Lagarde untuk menggantikan Mario Draghi sebagai presiden Bank Sentral Eropa.

Investor mengatakan mereka mengharapkan Lagarde untuk menindaklanjuti dengan janji Draghi untuk membuka langkah-langkah stimulus lebih lanjut jika kondisi ekonomi memburuk.

Selain itu, Presiden Donald Trump mencalonkan Christopher Waller dan Judy Shelton, yang keduanya dipandang sebagai penganjur suku bunga yang lebih rendah.

Dalam berita perusahaan, saham pembuat mobil listrik Tesla Inc melonjak 7,1% setelah melaporkan rekor pengiriman triwulanan pada periode April hingga Juni. (knc)

Sumber : Market Watch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.