DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Saham lanjutkan penurunan seiring gejolak perdagangan AS-China bertahan


Wednesday, 8 May 2019 20:52 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_0usa-stocks.jpg_1718483346.jpg

Indeks saham AS dibuka lebih rendah pada Rabu, memperpanjang penurunan baru-baru ini karena ketegangan perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda pelonggaran.

Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan Rabu pagi bahwa tarif barang-barang China senilai $ 200 miliar akan meningkat dari 10% menjadi 25%, efektif Jumat, sebuah langkah resmi yang diantisipasi yang menggarisbawahi kekhawatiran perang dagang yang meluas.

Pada bel pembukaan, Dow Jones Industrial Average melemah sekitar 20 poin ke level 25,889.90, S&P 500 turun 0,2% ke level 2,873.47 dan Nasdaq Composite turun 0,2% ke level 7,926.94. Dalam berita perusahaan, saham perusahaan yang naik-naik Lyft Inc. turun lebih dari 3% pasca perusahaan melaporkan kerugian kuartal pertama yang lebih buruk dari perkiraan. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Bursa saham Hong Kong memulai hari Senin dengan keuntungan kecil di tengah harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara China dan AS. Indeks Hang Seng naik 0,11 persen, atau 27,95 poin...
  • Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.