DJIA27219.85
LIVE-115.78(-0.42%)
NDX7888.76
LIVE-38.32(-0.48%)

Saham Dow jatuh hari kedua, kehilangan 150 poin terkait sentimen laba


Tuesday, 9 April 2019 23:37 WIB

DOW JONES Standard & Poor's 500Saham AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_0USA-STOCKS.JPG

Saham Dow Jones Industrial Average turun untuk hari kedua berturut-turut Selasa karena investor menunggu dimulainya musim laba perusahaan akhir pekan ini.

Saham Dow kehilangan 160 poin karena saham Boeing mendapat tekanan lagi ditengah kekhawatiran mengenai keterlambatan produksi jet Max 737. Indeks S&P 500 turun 0,5%, dipimpin oleh penurunan pada sektor industri, energi dan perusahaan finansial. Nasdaq Composite turun 0,2%.

Fokus pasar berpusat pada hasil laba perusahaan, dengan bank-bank besar AS akan memulai musim pendapatan kuartal pertama di akhir pekan ini. J.P. Morgan Chase dan Wells Fargo sama-sama siap untuk melaporkan data terbarunya pada hari Jumat, sementara Citigroup dan BlackRock dijadwalkan untuk merilis hasil pada minggu depan.

Bank of America, yang juga akan melaporkan pendapatan minggu depan, pihaknya mengatakan pada Selasa bahwa mereka menaikkan upah minimum untuk karyawannya menjadi $20 per jam. Upah minimum di perusahaan akan dinaikkan menjadi $17 efektif pada 1 Mei dan akan meningkat secara bertahap selama dua tahun ke depan.

Bank of America, Goldman Sachs, J.P. Morgan dan Morgan Stanley semua turun setidaknya 0,5%.(yds)

Sumber: CNBC


RELATED NEWS

  • Saham Hong Kong berakhir dengan lebih banyak kerugian pada hari Kamis, sejalan dengan aksi jual luas di seluruh Asia setelah memimpin penurunan dari Wall Street dengan perusahaan-perusahaan energi ter...
  • Indeks acuan Nikkei Tokyo anjlok hampir dua persen pada hari Kamis, memperpanjang penurunan di New York karena penguatan yen, membebani sektor eksportir. Indeks acuan Nikkei 225 turun 1,97 persen, at...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.