DJIA26825.74
LIVE55.54(0.21%)
NDX7940.33
LIVE71.84(0.91%)

Pasar Asia melemah pasca imbal hasil obligasi 10-tahun tergelincir


Thursday, 28 March 2019 15:25 WIB

Saham Asian Indeks MSCI Asia Pasifikindeks SP/ASX 200 indeks Kospi


c_740_198_16777215_00_images_assets_ASIA_ALstocks.jpg

Pasar saham utama Asia ditutup lebih rendah pada hari Kamis yang mengikuti penurunan di Wall Street semalam setelah Imbal hasil Obligasi10-tahun menyentuh level terendah dalam lebih dari setahun.

Nikkei 225 di Jepang turun 1,61 persen ditutup pada level 21.033,76 karena indeks kelas berat Fanuc melihat sahamnya tergelincir 1,32 persen. Indeks Topix juga melemah 1,59 persen.

Saham China Daratan juga lebih rendah pada hari itu, Indeks Shanghai Composite turun 0,92 persen ke level 2.994,94 dan Shenzhen Component turun 0,65 persen ke level 9.546,51. Indeks Komposit Shenzhen juga turun 0,905 persen ke level 1.639,72.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng sekitar 0,2 persen lebih tinggi pada jam terakhir perdagangannya. Saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong turun sekitar 1 persen setelah perusahaan membukukan penurunan laba kuartalan pertama sejak 2015.

Kospi Korea Selatan turun 0,82 persen ditutup pada level 2.128,10 karena saham industri kelas berat Samsung Electronics turun 1,1 persen. Indeks ASX 200 Australia, di sisi lain, naik 0,65 persen ditutup pada level 6.167,10.

Indeks MSCI Asia kecuali Jepang yang lebih luas naik 0,15 persen ke level 523,86, pada 3:28 malam waktu HK/SIN. (Tgh)

Sumber: CNBC


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong berakhir sedikit naik pada Senin ini, yang tertopang oleh komentar optimis ketua negosiator China mengenai kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat. Indeks ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.