DJIA28004.89
LIVE222.93(0.80%)
NDX8315.52
LIVE57.69(0.70%)

Saham Berjangka Bergerak Lebih Rendah Karena Investor Menolak Stimulus China


Wednesday, 6 March 2019 19:18 WIB

Indeks saham berjangka A.S.


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_nyse11_building_wall_street.jc.top.jpg

Indeks saham berjangka bergerak lebih rendah pada hari Rabu, karena para investor tetap tidak terkesan oleh perkembangan seputar negosiasi perdagangan antara Washington dan Beijing serta putaran terbaru langkah-langkah stimulus China.

Kontrak berjangka di Dow Jones Industrial Average turun 32 poin, atau 0,1%, ke level 25.795, sementara Indeks S&P 500 berjangka melemah 3 poin, atau 0,1% ke level 2.788,50. Indeks Nasdaq-100 lebih rendah 4 poin, atau 0,1%, menjadi 7.161,50.

Saham mengakhiri sesi berayun di sisi negatif pada hari Selasa dengan tidak berubah, dengan Dow menurun 13,02 poin atau kurang dari 0,1%, berakhir pada level 25.806,63. S&P 500 merosot 3,16 poin, atau 0,1%, menjadi ditutup pada level 2.789,65, sementara Indeks Nasdaq Composite lebih rendah 1,21 poin, atau kurang dari 0,1%, berakhir pada level 7.576,36. (knc)

Sumber : Market Watch


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong naik lebih dari satu persen pada Senin, melakukan rebound setelah kehilangan sekitar lima persen di pekan lalu, dengan optimisme perdagangan memunculkan kekhawatiran memulai demo...
  • Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Senin, dipimpin oleh kenaikan di sektor semikonduktor, dengan investor mengawasi pasar valas dan pembicaraan perdagangan AS-China. Indeks acuan Nikkei 225 m...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.